REKAYASA keriuhan penolakan operasi tambang di Tujuh Bukit mengingatkan saya pada film dokumenter Mine Your Own Business yang disutradarai dan diproduseri Phelim McAleer dan Ann McElhinney. Dirilis 17 Oktober 2006, seketika film ini mengguncang jagad aktivisme anti tambang global.
Mine Your Own Business adalah kisah tentang rencana tambang emas dan perak Rosia Montana di wilayah Alba, Pengunungan Apuseni, Rumania. Rosia Montana tak lain nama sungai kecil yang mengalir membelah daerah yang dicakup dalam konsesi rencana pertambangan itu.
Rencana tambang Rosia Montana sendiri dimulai oleh Frank Timus, pengusaha Rumania kelahiran Australia yang kemudian mendirikan Gabrial Resources pada 1995 dan memperoleh konsesinya dari Pemerintah Rumania pada 1996.
Begitu rencana pengembangan tambang oleh Gabrial Resources diketahui publik, investasi senilai USD1 miliar yang diperkirakan bakal membuka 600 lapangan kerja di tengah daerah dengan pengangguran mencapai tingkat 70% ini langsung mengundang sorotan aktivis dan institusi advokasi lingkungan global. Umumnya dari luar Rumania, termasuk LSM sekelas WWF.
Kampanye anti Rosia Montana segera bersliweran, menjadi bola salju yang menghantam Gabrial Resources, membuat proyek ini terkatung-katung. Di tengah ketidakpastian nasib rencana tambang ini mengundang keingintahuan pembuat film McAleer dan McElhinney yang kemudian bergerak mencari tahu apa sebenarnya yang sedang terjadi? Apakah advokasi agar tambang Rosia Montana tak diwujudkan benar-benar demi kepentingan komunitas di wilayah itu; atau semata supaya para aktivis dan LSM yang mengampanyekan penolakannya punya proyek untuk dikerjakan?
Menjawab pertanyaan sederhana itu, McAleer lalu melakukan perjalanan (yang menjadi substansi keseluruhan film dokumenter ini) bersama Gheorghe Lucian, penambang pengangguran berusia 23 tahun dari Rosia Montana, hingga ke komunitas miskin di Madagaskar dan Chili yang juga sedang menunggu dimulai operasi tambang di wilayah mereka.
Agar berimbang, McAleer dan Lucian juga menemui tokoh-tokoh utama advokasi anti Rosia Montana, yang salah satunya adalah Mark Fenn dari WWF. Gambar memang bicara lebih keras dari 1.000 kata. Kontras pun terpampang. Mark Fenn yang atas nama—dan menganjurkan—kehidupan serba sederhana dan bersahaja di perdesaan seperti di Rosia Montana, tanpa sungkan menunjukkan gaya hidup mewah, bahkan mempertontonkan (yang dengan alamiah ditangkap kamera) perahu layarnya yang bernilai tak kurang USD35 ribu (jumlah uang yang tak pernah dapat dibayangkan sedikit pun oleh Lucian).
Menyaksikan hari-hari sejak Tumpang Pitu mulai diketahui menyimpan cebakan emas dan tembaga lebih satu dasawarsa lalu; dan kini setelah potensinya mulai ditambang dan akan dikembangkan; substansi pertanyaan yang dikandung Mine Your Own Business rasanya masih sangat relevan. Apakah kampanye tolak tambang di Tumpang Pitu adalah benar demi kemaslahatan orang banyak; ataukah semata agar para aktivis dan institusi penggiat kampanyenya tetap punya pekerjaan—yang artinya pula masih bisa menambang dana sponsor dari banyak pihak?
Warga Banyuwangi umumnya, khususnya yang berada di sekitar Tujuh Bukit, ketika film dokumentarnya dirilis, McAleer memberi pernyataan (diakui atau tidak) yang menohok para aktivis dan Lembaga advokasi penentang Rosia Montana. Menurut dia, alih-alih membela masyarakat, para aktivis dan lembaganya justru melanggar HAM. Hak asasi untuk mendapat pekerjaan layak, hak asasi agar anak-anak mendapatkan pendidikan, bahkan hak asasi dari orang-orang yang tidak mendapatkan kepastian ekonomi hingga tak tahu apakah mereka dapat melihat anak-anaknya mencapai HUT pertama.
Di Tujuh Bukit, memangnya kalau masyarakat yang sekarang “dibina” oleh para aktivis dan LSM advokasi tidak punya pekerjaan, mereka akan menyediakan lapangan kerja? Tidak mampu mengakses fasilitas pendidikan dan kesehatan, lalu Jatam dan Walhi misalnya, datang dan menyediakan seluruh kebutuhan warga?
Yang terjadi sebaliknya. Kian sengsara dan tak berdayanya masyarakat di Dusun Pancer dan komunitas lain yang disasar para aktivis serta Jatam dan Walhi, semakin bagus prospek pekerjaan dan penerimaan dana yang mereka punya. Mine Your Own Business memang sangat layak ditonton oleh warga Dusun Pancer dan fakta-fakta yang disajikan di dalamnya direnungkan saksama.[]